Kamus Tambang

Antrasit

Antrasit : batubara keras dengan peringkat teretinggi , berwarna hitam dengan kilap tinggi , mengandung persentasi tinggi karbon tertambat (karbon tetap) biasanya antara 92% - 98% (dalam basis kering , bebas bahan mineral/DMMF). Antrasit sukar terbakar dan bila terbakar menimbulkan nyala pendek berwarna biru tanpa asap. Dari segi tingkat pengkarbonan (carbonization) hanya grafit (yang tidak termasuk batubara) yang berada pada tingkat yang lebih tinggi. Di Indonesia satu-satunya tambang penghasil antrasit adalah tambang batubara Bukit Asam, Tanjung Enim, Sumatera Selatan dengan tonase yang sangat kecil dibandingkan dengan batubara sub-bitumen (steaming coal) sebagai produk utama. Antrasit Indonesia dipasarkan dengan spesifikasi umum ; nilai kalori 7400Kkal/Kg – 8300Kkal/Kg (ADB) , kelembaban total 2%-  8% (ARB) , abu 6% - 20% ( ADB) dan belerang total 0.57% -1.79%.
tambang itm A

Ash Fusibility

Ash fusibility : ukuran dalam derajat suhu dari abu batubara melunak dengan cara uji karbon contoh batubara (di laboratoroum dengan cara dan keadaan baku. 
Ash fusion temperature : suhu pelunakan abu, yakni suhu ketika conto batubara (biasanya dibentuk seperti kerucut kecil) mulai berubah dan, melunak mendekati pelelehan dalam uji bakar laboratorium.
tambang itm A

Air Asam Penirisan

Pengertian Air Asam Penirisan
Air asam penirisan : Air bersifat asam yang ditiriskan dari tambang batubara dalam atau tambang batubara terbuka yang dihasilkan oleh reaksi organik atau inorganik bahan-bahan mengandung pirit (besi sulfida) dengan air dan oksigen sehingga air ini mengandung asam belerang dan besi.
tambang itm A

Evaluasi Cadangan


Pengertian Evaluasi Cadangan
Evaluasi cadangan adalah bagian penting dalam perencanaan tambang sebagai langkah awal untuk proses berikutnya yaitu penjadwalan produksi. Proses evaluasi cadangan mencakup persiapan pembuatan desain strip, perhitungan cadangan dan evaluasi berdasarkan parameter ekonomis.
Hasil dari evaluasi mencakup kuantitas dan kualitas cadangan tertambang serta penentuan batas pit akhir.
tambang itm E

Hardgroove Grindability Index (HGI)

Hardgroove Grindability Index (HGI) merupakan parameter yang menyatakan tingkat kemudahan batubara untuk digerus. Semakin tinggi nilai HGI, maka akan semakin mudah batubara tersebut untuk digerus. Parameter HGI ini dapat juga dipakai untuk menyatakan tingkat kekerasan batubara. Semakin rendah nilai HGI maka akan semakin keras batubara tersebut.

Hardgroove Grindability Index (HGI) means the ease level (index) of coal to get grinded. The higher it is means the easier for coal to be grinded. This HGI parameter could also used to explain the hardness level of coal. The lower it is means the harder the coal.



tambang itm H

Air dried basis

disingkat ADB atau adb, berarti analisis conto batubara dalam keadaan kadar kelembaban yang hampir sama dengan kelembaban  udara sekitarnya.
tambang itm A

Acril

Singkatan dari australian coal industriyresearchlaboratory.Laboratorium dan pusat penelitian/pengkajian batubara serta analisa teknologi,kimia dan praktis, baik untuk maksud ilmia maupun untuk industri secara luasdi Australia.
tambang itm A